Sabtu, 27 Oktober 2012

Laporan Praktikum Fisika Dasar           
                        Hari    : Jum’at
                        Jam    : 14.20 WIB
                        Asisten: 1. Satria Purwanto
                               2. Bayu Septi Mingga





PENGENALAN KOMPONEN DAN PERALATAN
 ELEKTRONIKA


Oleh :


IRFANDI
1105106010007












   



LABORATORIUM FISIKA DASAR
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
DARUSSALAM, BANDA ACEH
2011
I.    PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
    Listrik merupakan kebutuhan manusia yang sangat  penting dalam kehidupannya. Tanpa bantuan dari arus listrik alat-alat elektronik tidak akan bisa menjalankan fungsinya. Terkadang manusia tidak sadar akan keberadaan listrik dengan inderanya, baik untuk muatan maupun untuk medan listriknya. Oleh sebab itu, barupada akhir abad ke-18 hal-hal mengenai listrik diteliti. Sekarang ini listrik menjadi sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari untuk digunakan sumber tenaga, misalnya untuk lampu, mesin listrik, telepon, alat-alat listrik, radio, dan komputer.
    Perkembangan dunia elektronika berkembang dengan pesat seiring dengan berjalannya waktu. Banyak barang baru yang dapatdibuat untuk mempermudah pekerjaan manusia. Dahulu semua pekerjaan manusia dikerjakan secara manual, kini dengan adanya rangkaian elektronika digital pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih mudah dan efisien. Karena kemajuan dalam teori dan praktik, Elektronika Digital memberikan kemudahan dalam mendapatkan performansi dalam sistem dinamik, mempertinggi kualitas, dan menurunkan biaya produksi, mempertinggi laju produksi, meniadakan pekerjaan-pekerjaan rutin dan membosankan yangharus dikerjakan oleh manusia, dan lain sebagainya, maka sebagian besar insinyur dan ilmuwan sekarang harus mempunyai pemahaman yang baik dalam bidang ini.
Semakin cepatnya perkembangan teknologi dan tingginya tingkat persaingan dalam dunia usaha, merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh semua pihak, terutama dalam dunia  industri yang tidak bisa lepas dari teknologi elektronika dan informasi. Perubahan serta perkembangan yang sudah dicapai seperti otomatisasi dan komputerisasi telah sedemikian cepatnya dan menuntut kalangan industri serta para praktisi yang berkecimpung didalamnya untuk lebih siap menghadapi kemajuan yang ada.

B.    Tujuan Praktikum
    Mahasiswa dapat mengenal nama, bentuk, simbol, fungsi, dan prinsip kerja atau defenisi dari beberapa komponen dan peralatan elektronika.

II.    TINJAUAN PUSATAKA
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrikdalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi (Mikarajuddin, 2008).
Komponen elektronika berupa sebuah alat berupa benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari yang menempel langsung pada papan rangkaian baik berupa PCB, CCB, Protoboard maupunVeroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian (dengan alat penghubung lain, misalnya kabel). Komponen elektronika ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan, untuk desain rangkaian yang diinginkan dapat berfungsi sesuai dengan fungsi masing-masing komponen, ada yang untuk mengatur arus dan tegangan, meratakan arus, menyekat arus, memperkuat sinyal arus dan masih banyak fungsi lainnya (Kamajaya, 2007)..
    Bahan-bahan komponen elektronika yaitu bahan-bahan yang menentukan kinerja (performance) dari peralatan/ komponen listrik-elektronika dan system insulasinya, seperti dalam membangkitkan, mentransmisikan, menyearahkan, memperkuat, dan memodulasi sinyal listrik. Dalam bekerjanya peralatan dan komponen listrik/elektronika, bahan-bahan tersebut mengalami medan listrik/ medan magnet (Basuki, 2009).










III.    PROSEDUR PERCOBAAN
A.    Waktu dan Tempat
Praktikum Pengenalan Kompenen dan Peralatan Elektronika ini dilakukan pada hari Jum’at, tanggal 23 Desember 2011, berlangsung dari pukul 14.20 sampai 16.00 WIB di Laboratorium Fisika Dasar Fakultas Pertanian Jurusan Teknik Pertanian Unsyiah.
       
A.    Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini:
Alat :                
1.    Komponen pasif yakni resistor,  kapasitor, induktor, dan transformator
2.    Komponen aktif yakni diode dan transistor dengan berbagai jenis
3.    Multitester
4.    Project board
5.    Catu daya
6.    Alat tulis

Bahan : -

B.    Cara Kerja
1.    Pengukuran resistansi/tahanan resistor
a.    Diset multitester pada saklar pemilih pengukur resistansi (Ohm)
b.    Dipilh salah satu ukuran pada ohm-meter (x1, x10, x100, x1k, 10k), ukuran yang dipilih harus sesuai/berada dalam jangkauan nilai resistor yang akan diukur. Jelaskan mengapa harus berada pada jangkauan, bagaimana efeknya bila di set lebih rendah atau lebih tinggi dari nilai jangkauan!
c.    Dilakukan pengukuran nol (zero adjusment) setiap kali akan melakukan pengukuran, jelaskan mengapa!
d.    Diukur nilai tahanan, lalu bandingkan dengan hasil perhitungan berdasarkan kode warna.
2.    Pengukuran tegangan
a.    Diset multitester pada saklar pemilih DC-V untuk pengukuran tegangan searah dan AC-V untuk tegangan bolak balik. Jangan sampai terbalik antara pemilih saklar DC-V dan AC-V karena dapat berakibat fatal.
b.    Diset nilai pengukuran pada jangkauan/range nilai yang lebih tinggi dari nilai tegangan yang akan diukur.
c.    Ditempatkan kabel tester merah untuk aliran positif (+) dan kabel tester hitam untuk aliran negative (-) untuk pengukuran tegangan searah DC-V.  jangan terbalik, mengapa!
d.    Apakah prinsip ini berlaku untuk pengukuran tegangan bolak-balik (AC-V).
3.    Pengetesan kapasitor
a.    Dipilih saklar pada pemilih ohm-meter
b.    Dihubungkan/digabungkan kedua kaki kapasitor, lalu lepaskan lagi. Apa tujuannya penggabungan kaki kapasitor tersebut!
c.    Dihubungkan kabel tester pada kedua kaki kapasitor. Diperhatikan apakah jarum pada multimeter bergerak pada nilai tertentu! Jika jarum bergerak dan kembali lagi ke posisi awal, maka kapasitor dalam keadaan baik dapat dipakai. Bilamana kapasitor tersebut rusak, lihat pada pergerakan jarum multimeter!


IV.    HASIL DAN PEMBAHASAN
A.    Data hasil pengamatan
Pengenalan Komponen Pasif
1.    Resistor tetap (fixed resistor)
a.    Fungsi : untuk menghambat arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :

2.    Resistor tidak tetap (variable resistor)
a.    Fungsi : untuk mengatur besar kecilnya hambatan yang diberikan pada sebuah rangkaian.
b.    Jenis/macam : potensiomer, trimpot, multitum.
c.    Simbol/lambang dalam rangkaian :

3.    Kapasitor
a.    Fungsi/definisi : menyimpan energi/muatan listrik dengan cara mengumpulkan ketidaksambungan di muatan listrik.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :

4.    Induktor
a.    Fungsi/definisi : untuk menyimpan arus dengan media kumparan/medan magnet.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :


5.    Transformator
a.    Fungsi/definisi : komoponen elektronik yang dapat mengubah taraf suatu tegangan AC ke taraf yang lain.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :


Pengenalan Komponen Aktif
1.    Transistor
a.    Fungsi/definisi : semikonduktor yang dapat dipakai sebagai penguat arus pemutus/penyambung dan stabilisasi tegangan.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :

c.    Jenis transistor :
1.    PNP (positif negatif positif)   

2.    NPN (negatif positif negatif)

3.    Kaki-kaki pada transistor :
E (Emiter)
B (Basic)
C (Collector)

2.    Dioda
a.    Fungsi/definisi : komponen aktif yang berguna untuk penyearah arus.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :
Dioda terdiri atas:
1.    Dioda cahaya
a.    Fungsi/definisi : untuk penyearah arus sebagai inductor cahaya.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :

2.    Dioda foto
Fungsi/definisi : untuk mendeteksi cahaya.
3.    Dioda laser
a.    Fungsi/definisi : penyearah arus pada sensor cahaya, medianya menggunakan konduktor terhadap dioda pemancaran cahaya.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :

4.    Dioda zener
a.    Fungsi/definisi : untuk mengalirkan arus yang arahnya belawanan, jika tegangan yang diberikan melewati tegangan tembus.
b.    Simbol/lambang dalam rangkaian :



Pengenalan Alat Bantu
1.    Project Board / Vero Board
Fungsi/definisi : untuk menyusun rantai-rantai komponen aktif dan pasif.
2.    Multimeter / Multitester / AVO Meter
Fungsi/definisi : untuk mengukur tegangan, kuat arus, dan hambatan.

C.    Pembahasan
Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam satu rangkaian. Sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon . Dari hukum Ohms diketahui, resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol Ω (Omega).
Kapasitor dikenal juga dengan nama kondensator. Kapasitor adalah salah satu komponen elektronika pasif yang strukturnya terdiri dari dua buah plat yang sejajar dan saling tersekat oleh bahan dielektrik. Nama kapasitor diambil dari bahan dielektrik yang digunakan, contohnya kapasitor mika, berarti kapasitor itu terbuat dari bahan mika, kapasitor keramik, berarti kapasitor tersebut terbuat dari bahan keramik. Keramik, mika dan lain-lain itu adalah bahan dielektriknya. Fungsi dari kapasitor adalah untuk menyimpan energy listrik untuk beberapa lama. Kemampuan menyimpan energy listrik suatu kapasitor disebut dengan kapasitansi atau kapasitas dan dinyatakan dengan satuan Farad. Fungsi kapasitor adalah menahan atau menyimpan arus searah dan meneruskan arus bolak balik. Kapasitor juga berfungsi menahan frekuensi rendah dan melewatkan frekuensi tinggi.
Fungsi utama dari induktor di dalam suatu rangkaian adalah untuk melawan fluktuasi arus yang melewatinya. Aplikasinya pada rangkaian DC salah satunya adalah untuk menghasilkan tegangan DC yang konstan terhadap fluktuasi beban arus. Pada aplikasi rangkaian AC, salah satu gunanya adalah bisa untuk meredam perubahan fluktuasi arus yang tidak dinginkan. Akan lebih banyak lagi fungsi dari induktor yang bisa diaplikasikan pada rangkaian filter, tuner dan sebagainya.
Trafo atau transformator merupakan komponen elektromagnet yang dapat mengubah taraf suatu tegangan AC ke taraf yang lain. Atau suatu komponen yang berfungsi untuk memenghubungkan/mentransfer energi listrik dari satu rangkaian kerangkaian listrik lain secara tidak langsung (melalui induksi listrik).














B.    Analisa Data
Menentukan  nilai resistansi resistor
Nama Cincin    Cincin 1    Cincin 2    Cincin 3    Cincin 4
Hitam    0    0    1   
Coklat    1    1    10   
Merah     2    2    102   
Jingga    3    3    103   
Kuning    4    4    104   
Hijau    5    5    105   
Biru    6    6    106   
Ungu    7    7    107   
Abu – Abu    8    8    108   
Putih    9    9    109   
Emas            10 -1    5 %
Perak            10 -2    10 %
Tanpa Warna            -     20 %




















Contoh:
Cincin 1 (coklat) = 1
Cincin 2 (ungu) = 7
Cincin 3 (merah) = 102
Cincin 4 (emas) = 5%
Jadi, nilai resistor tersebut adalah:
Rmaks    = 17 x 102 + (5% x 1700)        Rmin    = 17 x 102 - (5% x 1700)
    = 1700 + 85                    = 1700 - 85
    = 1785                        = 1615
V.    PENUTUP
A.     Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari hasil percobaan di atas adalah sebagai berikut:
1.    Barang-barang elektronik tersusun atas suatu rangkaian elektronik yang merupakan beberapa komponen seperti resistor, kondensator, induktor, travo, transistor, dan dioda.
2.    Nilai dari sebuah resistor dapat diketahui dengan cara melihat cincin warna yang terdapat pada sebuah resistor dengan menghitung secara manual.
3.    Komponen elektronika dirangkai pada suatu alat yang dinamakan project board.
4.    Komponen-komponen elektronika memiliki masing-masing fungsi yang berbeda-beda dimana komponen ini adalah sebagai pengatur kerja suatu alat elektronik.

B.    Saran
Semoga laboratorium fisika dasar bias lebih maju dan sukses untuk kedepannya terutama pada kelengkapan alat-alat prakraktikum, amin.












DAFTAR PUSTAKA
Basuki. 2009. Diktat Kuliah Bahan-bahan Listrik. Banda Aceh: Universitas Syiah    Kuala.
Kamajaya. 2007. Fisika 1 untuk SMA kelas X. Jakarta: Erlangga.
Mikarajuddin. 2008. IPA Fisika Jilid 1. Jakarta: Esis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar